Kamera 360

Jual Kamera 360 Derajat

Melotronic.com menjual perangkat / peralatan kamera 360 terbaru dari berbagai merk berkualitas terbaik dengan harga murah, seperti detu twin 360 dan insta 360 One. Tersedia kamera 360 untuk kebutuhan vloging. Selain melayani penjualan online, untuk Anda yang berada di Jakarta, Anda bisa langsung mendatangi toko kami. Beli kamera 360 online di melotronic pun sangat mudah, Anda hanya perlu memilih kamera 360 derajat yang Anda inginkan melalui katalog produk kami dan mengisikan form order di website ini, dan kami akan kirimkan pesanan langsung ke rumah Anda. Kami juga menyediakan pembayaran secara bank transfer ataupun cicilan tanpa menggunakan kartu kredit. Segera pilih kamera 360 favorit Anda hanya di melotronic.com.

Tips Menggunakan Kamera 360

Gunakan kamera 360 berukuran kecil

Merekam video 360 derajat jauh lebih sulit daripada merekam dengan video biasa. Hal tersebut karena kamera 360 tidak memiliki sudut pandang terbatas. Ada banyak kamera 360 yang bisa kamu beli di pasaran. Akan tetapi, kami sarankan untuk membeli kamera 360 dengan bodi kecil. Percayalah, kamera kecil akan memudahkan kamu nantinya sewaktu menggunakannya. Dengan begitu, akan lebih mudah untukmu saat meletakan kamera di tempat-tempat tertentu. Membawanya juga jadi lebih gampang. Kamera 360 seperti insta360 memudahkanmu saat menjahit (menyatukan) footage yang kamu ambil, dan itu terjadi secara otomatis.

Jaga jarak

Perlu diperhatikan bahwa kamera 360 umumnya menggunakan lensa fish-eye, yang artinya jika kamu terlalu dekat dengan lensa, maka image/gambar akan terdistorsi. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan jarak subyek ke lensa.

Seperti terlihat pada video, kamera diletakan sejauh 1 meter dari tumbuhan di sekitarnya. Sebagian besar, hasilnya terlihat bagus. Tumbuhan yang terekam tidak tampak aneh dan penonton seperti sedang berada di tengah-tengah taman.

Naikan posisi kameranya

kamera 360

Kamera 360 merekam segalanya – di segala arah. Artinya, penonton bisa dan kemungkinan akan melihat semua yang ada di sekitar kamera. Jika kameranya di arahkan ke bawah, mereka bisa melihat semua yang ada di bawahnya, bahkan jari-jarimu yang sedang menggenggam kamera. Nah, ada solusi untuk hal tersebut. Gunakan monopod, bukan tripod ya.

Belajar ngumpet

Menggunakan kamera 360 saat kamu ingin merekam sebuah tempat yang indah tanpa kamu ada di dalamnya bisa merepotkan. Dengan kamera regular, hal tersebut bisa dengan mudah dilakukan. Satu-satunya yang perlu kamu kuatirkan adalah adanya orang yang masuk ke dalam frame.

Dengan kamera 360, kamu harus keluar dari gambar/scene. Jika tidak, penonton bisa melihatmu ketika mereka menelusuri hasil video yang kamu rekam. Tentunya bakal aneh sewaktu viewer sedang melihat pemandangan yang indah, tiba-tiba ada wajahmu yang sedang melotot ke kamera.

Nah bagaimana mengakalinya? Sebagian kamera 360 dilengkapi dengan aplikasi bawaan yang memungkinkanmu melihat apa yang kamu rekam sebelum kamu menekan tombol rekam. Gunakan fitur tersebut, dan secara spesifik lihat di mana dirimu berada di dalam gambar/scene. Kamu harus mencari spot untuk sembunyi dan menggunakan app untuk melihat apa yang sedang kamu rekam. Dengan app tersebut, kamu juga bisa mengakhiri pengambilan video dari jarak jauh. Insta 360 memiliki fitur ini.

Hati-hati dengan gerakan

Dengan video biasa, si perekam memiliki kontrol penuh atas fokus dan sudut pandang penonton. Itu artinya, si pembuat film bisa melakukan gerakan yang lebih menarik, seperti contoh menyorot ke atas, bawah, sekelilingnya atau kemana saja yang diinginkannya.

Dengan video 360, hal tersebut lebih sulit dilakukan. Kamu harus memperhatikan orang-orang disekelilingmu karena mereka sudah dalam keadaan bergerak. Dengan menggerakan kamera, kamu menjadi layer ke-2 dari keseluruhan gerakan di video.

Jadi, seperti contoh kamu sedang melewati sebuah gang dan tampak graffiti yang menarik pada tembok, kami sarankan untuk berjalan pelan jika kamu ingin memperlihatkan karya seni tersebut ke penonton. Kamu pastinya ingin orang yang menonton hasil rekamanmu bisa melihat apa yang kamu ingin mereka lihat. Jika kamu bergerak terlalu cepat, penonton akan merasa kewalahan mencoba melihat semuanya sebelum video berakhir. Dan jika mereka kehilangan sesuatu yang mereka pikir menarik, tetapi mereka tidak dapat melihatnya karena kamu bergegas, mereka bisa kesal dan mengakhiri video.

Camera
4.7 (94.29%) 14 votes

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *